Ia menyebut pendekatan tersebut dapat diterapkan pada berbagai kelompok usaha dan profesi, mulai dari pelaku usaha makanan, perajin, pelaku fesyen, sanggar seni, hingga generasi muda seperti ilustrator, animator, dan pembuat konten.
Ferry juga menyatakan pemerintah memiliki Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Koperasi yang secara khusus menyediakan pembiayaan bagi koperasi.
Menurut dia, pembentukan koperasi perlu diikuti dengan penguatan ekosistem usaha agar produk yang dihasilkan memiliki akses terhadap pasar.
Dalam konteks Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, Ferry mendorong koperasi tidak hanya menjalankan fungsi distribusi, tetapi juga menjadi offtaker yang menyerap hasil produksi masyarakat, termasuk produk pangan, hortikultura, peternakan, perikanan, dan kerajinan.