"Tempat ini akan dikembangkan menjadi pusat penelitian, pariwisata, dan pengembangan ekonomi berkelanjutan yang berfokus pada pelestarian Danau Toba sekaligus peningkatan kesejahteraan warga sekitar," jelasnya.
Ferry menambahkan kawasan ini akan menjadi kebanggaan Desa Patane, Toba, bahkan kebanggaan Indonesia.
"Semoga menjadi bukti bahwa kesejahteraan dan pelestarian alam dapat berjalan beriringan," katanya.
Sementara itu, Wakil Bupati Toba Audi Murphy Sitorus mengatakan, di Kabupaten Toba tercatat 243 Koperasi Desa dan 13 Koperasi Kelurahan yang telah berbadan hukum. Dari jumlah itu, pembangunan fisik telah selesai dibangun 41 unit, dan 12 unit di antaranya rampung 100 persen.
"Kami berharap, unit yang telah siap dijadikan percontohan agar pengurus koperasi lainnya memiliki gambaran nyata kemajuan yang bisa dicapai," tuturnya.
Namun diakuinya, pengelolaan dan sumber daya manusia di Kabupaten Toba masih sangat minim. Karena itu percontohan ini penting, agar seluruh pengurus memahami arah dan manfaat koperasi bagi perekonomian masyarakat.