NADIKABAR.COM — Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono mengungkap pesan Presiden Prabowo Subianto tentang koperasi. Ferry menyebut Prabowo berpesan agar koperasi tak tertinggal dibanding BUMN dan swasta.
"Koperasi sekarang memang oleh Bapak Presiden diminta untuk menjadi badan usaha yang ngebut ngejar ketinggalan dari Badan Usaha Milik Negara dan badan usaha swasta," ujar Ferry saat membuka Konferensi Nasional Perkebunan Rakyat II: 'Mewujudkan Perkebunan Sawit Rakyat Berkelanjutan Berbasis Reforma Agraria dan Koperasi Pekebun' di kantor Kementerian Koperasi, Jakarta Selatan, Senin (21/9/2026).
Ferry menyebut Kemenkop telah menindaklanjuti arahan Prabowo tersebut. Dia menyebut Kemenkop mencoba melakukan rebranding dan digitalisasi koperasi.
"Alhamdulillah dengan dukungan semua jajaran di Kementerian Koperasi, kami melakukan beberapa langkah gerak cepat. Yang pertama, rebranding koperasi, karena memang koperasi udah banyak yang kurang paham lagi, terutama di kalangan generasi muda, milenial, dan gen Z," kata Ferry.
Ferry mengungkap Kemenkop berupaya memperbaiki tata kelola koperasi. Dia mengatakan koperasi akan fokus pada pengembangan bisnis, bukan kelembagaan.
"Tata kelola ini penting. Di Kementerian Koperasi sebelumnya tuh memang lebih banyak heavy-nya atau bobotnya tentang kelembagaannya. Nah, sekarang kita mau dorong bobotnya itu ke pengembangan bisnisnya," katanya.