NADIKABAR.COM — Menteri Koordinator bidang Pemberdayaan Masyarakat (MenkoPM) Muhaimin Iskandar mengatakan melukis bisa menjadi standar terapi pemulihan psikologis korban bencana yang dijadikan kurikulum pokok dalam program penanggulangan bencana selain perbaikan fisik bangunan.
“Bahwa melukis bisa menjadi standar minimum untuk recovery psikologis anak-anak di daerah bencana, ini bisa menjadi model dan ini bisa menjadi anggaran wajib bagi pemerintah untuk menyiapkan ekspresi berkreasi dan seni bagi terapi awal penanggulangan bencana,” kata Muhaimin dalam acara Pameran Lukisan Bukit Mimpi program Ekraf Peduli, di Jakarta, Selasa.
Muhaimin mengatakan pemulihan psikologis melalui ekspresi kreasi seni bisa direkomendasikan untuk program pasca bencana dan perlu dimasukkan dalam anggaran pemerintah untuk standar terapi minimum.
Ia mengatakan, melukis bisa menjadi penyaluran ekspresi yang alami terutama bagi anak-anak korban bencana alam. Ia menyebut, hasil lukisan dari program pemulihan ini akan lebih memiliki jiwa dan menghasilkan gambar yang bercerita karena tertuang dari pengalaman yang tidak bisa digantikan bahkan oleh teknologi kecerdasan buatan.