NADIKABAR.COM β Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Marco Rubio memerintahkan delegasi Iran untuk Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), termasuk Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi, meninggalkan AS setelah perundingan diplomatik menemui jalan buntu.
Pernyataan tersebut dikonfirmasi oleh seorang pejabat AS kepada Anadolu pada Rabu (30/9).
Menurut situs berita Axios yang pertama kali melaporkan kabar tersebut, misi AS untuk PBB pada Senin malam memberi tahu misi Iran untuk PBB, atas perintah Rubio, bahwa delegasi Araghchi harus segera meninggalkan New York.
Axios melaporkan, mengutip seorang pejabat AS, bahwa delegasi tersebut sudah terlalu lama berada di sana, seraya menambahkan, βSidang Majelis Umum PBB sudah selesai, jadi sudah waktunya mereka pergi.β
Pejabat AS tersebut mengatakan, delegasi Iran menaiki penerbangan dari New York menuju Doha pada Selasa pukul 01.20 waktu setempat (12.20 WIB).
Sementara itu, sumber kedua mengatakan Araghchi sebenarnya telah dijadwalkan kembali ke Teheran pada Senin malam.
Menurut laporan tersebut, Gedung Putih sebelumnya mengharapkan adanya kemajuan dalam perundingan dengan Iran pada Senin pagi. Namun, pada sore hari, menjadi jelas bahwa perundingan telah menemui jalan buntu.
Para mediator Qatar masih melanjutkan pembicaraan dengan kedua pihak mengenai proposal kompromi, menurut sumber-sumber regional yang dikutip dalam laporan tersebut.
AS dan Israel secara sepihak menyerang Iran pada 28 Februari. Teheran merespons agresi militer tersebut dengan serangan rudal dan pesawat nirawak di berbagai wilayah di kawasan Timur Tengah dan secara efektif menutup Selat Hormuz, jalur strategis bagi pasokan energi.
Upaya mengakhiri perang terus berlangsung sejak AS dan Iran menandatangani nota kesepahaman pada Juni yang mengatur langkah-langkah segera untuk memulihkan kebebasan navigasi melalui Selat Hormuz serta menangani program nuklir Iran.
Penerjemah: Kuntum Khaira Riswan