Sebelumnya, media pemerintah Iran melaporkan bahwa delegasi Iran akan dipimpin oleh Presiden Masoud Pezeshkian. Dilaporkan juga bahwa otoritas AS menolak untuk menerbitkan visa bagi anggota delegasi Pezeshkian, termasuk tim komunikasi kepresidenan.

Namun dalam postingan media sosial X terkait kedatangan Araghchi di New York, juru bicara Kementerian Luar Negeri AS Esmaeil Baghaei menyebut sang Menlu sebagai "kepala delegasi diplomatik" Iran dalam Sidang Majelis Umum PBB tahun ini.

Baghaei mengatakan bahwa Araghchi akan "melakukan pembicaraan dan konsultasi dengan berbagai pejabat dan menteri luar negeri yang menghadiri sidang tersebut".

Meskipun AS mengizinkan delegasi Iran melakukan perjalanan guna menghadiri pertemuan PBB, otoritas Washington memberlakukan sejumlah pembatasan -- sama seperti tahun lalu. Pembatasan itu mencakup pembatasan pergerakan dan larangan berbelanja barang mewah atau barang lainnya selama berada di New York.