Di tengah keterhubungan digital yang semakin intensif, Menlu juga mengharapkan APEC mempererat konektivitas yang tidak terbatas di ranah fisik.

β€œKecerdasan buatan dapat menjembatani pertukaran berbagai pemikiran, pengetahuan dan peluang di kawasan,” ujar Menlu, sembari mendorong peningkatan investasi dalam skil digital.

Melalui kerja sama di APEC, kecerdasan buatan diharapkan semakin diberdayakan bagi pembangunan di kawasan, secara aman, bertanggung jawab dan berorientasi pada manusia.

Indonesia juga menegaskan bahwa pembangunan ekonomi di kawasan juga membutuhkan penguatan sistem perdagangan multilateral yang berbasis aturan, dengan WTO sebagai intinya.

Menlu yang akrab disapa Tata itu mengajak anggota APEC untuk mendorong reformasi di WTO menjadi semakin bermakna dan inklusif, sehingga lebih bermanfaat nyata bagi semua pihak.