Di luar agenda bilateral tersebut, Menlu Sugiono juga menerima permohonan pertemuan dari Rebeca Grynspan, kandidat Sekretaris Jenderal PBB yang dinominasikan oleh Kosta Rika, untuk bertukar pandangan mengenai tantangan global serta penguatan peran PBB di masa depan.
Seluruh rangkaian diplomasi maraton ini turut dimanfaatkan Indonesia untuk menggalang dukungan atas pencalonan sebagai Anggota Tidak Tetap Dewan Keamanan PBB periode 2029–2030.
Di sela-sela pembukaan Debat Umum, Menlu Sugiono juga sempat berinteraksi dengan perwakilan dari sejumlah negara sahabat dan mitra, antara lain Brunei Darussalam, Laos, Romania, Belarus, Kirgistan, Mongolia, Kanada, Kolombia, hingga Uni Eropa.
Intensitas diplomasi di New York ini menjadi penegas komitmen Indonesia untuk terus memperluas kemitraan internasional sekaligus memajukan kepentingan nasional di tingkat bilateral maupun multilateral, demikian keterangan Kemlu RI.