Peningkatan tersebut berkontribusi terhadap penerimaan devisa negara. Pada 2025, devisa pariwisata mencapai 18,27 miliar dolar AS atau sekitar Rp305,47 triliun, sedangkan pada semester I 2026 tercatat 8,43 miliar dolar AS atau sekitar Rp140,95 triliun.
Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2026 rata-rata berada di atas 5 persen, dengan sektor pariwisata memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian nasional.
Pada 2025, kontribusi pariwisata terhadap produk domestik bruto (PDB) mencapai 4,78 persen atau Rp1.138,90 triliun. Sementara pada semester I 2026, kontribusinya berada pada kisaran 4,02 hingga 4,90 persen terhadap PDB nasional.
Kepercayaan investor juga terus meningkat. Realisasi investasi pariwisata pada 2025 tumbuh 56,05 persen menjadi Rp73,56 triliun. Pertumbuhan berlanjut pada semester I 2026 dengan realisasi Rp39,68 triliun, meningkat16,64 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Peningkatan investasi membuka lebih banyak kesempatan kerja. Sektor pariwisata menyerap 25,91 juta tenaga kerja pada 2025.