Menurutnya, pihak promotor turut mencatat bahwa dari 70 ribu penonton yang hadir, sebanyak 25 ribu di antaranya berasal dari berbagai negara. Penonton internasional datang dari 80 negara, dengan tujuh negara penyumbang penonton terbanyak yakni Australia, Singapura, Malaysia, Filipina, Thailand, Vietnam, dan Tiongkok.

Adapun peran Kementerian Pariwisata dalam pertunjukan musik ini yakni memberikan dukungan terhadap persiapan penyelenggaraan konser, antara lain melalui penerbitan surat rekomendasi penyelenggaraan kegiatan untuk pengajuan perizinan konser, rekomendasi terkait visa dan kemudahan keimigrasian ke Indonesia, serta rekomendasi terkait kepabeanan untuk kebutuhan peralatan konser.

Dukungan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat fasilitasi penyelenggaraan event internasional melalui koordinasi dan kolaborasi lintas sektor sesuai dengan kewenangan masing-masing instansi.

Selanjutnya pada 15 September 2026, Kementerian Pariwisata bersama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan pihak penyelenggara menggelar konferensi pers bersama untuk memperkenalkan kontribusi konser Ye terhadap pariwisata dan perekonomian Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut, Kementerian Pariwisata menegaskan bahwa kehadiran konser berskala internasional memiliki peran strategis dalam memperkuat identitas Indonesia sebagai destinasi event musik dunia dan mengaktifkan rantai ekonomi ekosistem pariwisata musik nasional.