NADIKABAR.COM β€” Menteri Perindustrian (Menperin) Muhammad Sarmuji membidik pengembangan industri pengolahan rumput laut Indonesia menjadi yang nomor satu di dunia melalui penguatan ekosistem industri dan hilirisasi dari hulu hingga hilir.

β€œInsya Allah jajaran Kemenperin siap mengambil langkah-langkah untuk mempersiapkan ekosistem industri rumput laut ini sebagai satu potensi baru yang membanggakan kita semua. Mudah-mudahan ini menjadi langkah penting agar produksi rumput laut Indonesia dan seluruh hilirisasinya bisa menjadikan produksi rumput laut Indonesia nomor satu di dunia,” kata Sarmuji dalam pernyataan dikonfirmasi di Jakarta, Selasa.

Pihaknya kata dia, memperkuat pengembangan industri rumput laut nasional sebagai bagian dari agenda industrialisasi dan hilirisasi, seiring besarnya potensi sumber daya rumput laut Indonesia yang tersebar di berbagai wilayah.

Pengembangan komoditas tersebut diarahkan untuk menghasilkan produk bernilai tambah sekaligus membangun rantai nilai industri yang terintegrasi dari hulu hingga hilir. Langkah ini sejalan dengan Integrated Seaweed Development Action Plan (ISDAP) 2026–2030 yang diinisiasi dan dikoordinasikan oleh Kementerian PPN/Bappenas.

Menurut Menperin, pengembangan industri rumput laut memiliki relevansi dengan kinerja sektor manufaktur nasional yang terus tumbuh positif.

Pada triwulan II 2026, industri pengolahan nonmigas tumbuh 5,32 persen, sedikit lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,29 persen.