Anindya menegaskan, pihaknya berkomitmen mendukung agenda industrialisasi nasional melalui semangat Indonesia Incorporated yang didorong Presiden Prabowo Subianto.
Selain itu, menurut Anindya, industrialisasi tidak hanya bertumpu pada proyek berskala besar dan berteknologi tinggi, seperti hilirisasi nikel menjadi bahan baku baterai.
Pengolahan komoditas unggulan daerah, seperti sagu, alga, dan kelapa, juga memiliki potensi besar untuk menghasilkan nilai tambah sekaligus membuka peluang bagi pelaku IKM di daerah untuk meningkatkan skala usahanya.
Anindya turut mengapresiasi upaya Kemenperin dalam membangun keterkaitan dan kesesuaian (link and match) antara kebutuhan industri dan pengembangan kapasitas pelaku usaha.
Ia menilai sinergi antara pemerintah dan Kadin perlu terus diperkuat agar manfaat industrialisasi dapat dirasakan lebih luas oleh dunia usaha di seluruh Indonesia, termasuk pelaku IKM di berbagai daerah.