NADIKABAR.COM — Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita mengungkapkan keunggulan industri halal Indonesia yang ditopang besarnya pasar domestik dan kuatnya basis industri domestik, dengan estimasi konsumsi rumah tangga masyarakat Muslim pada semester I 2026 mencapai Rp5.974,9 triliun.
"Memiliki dua pendekatan kekuatan, yaitu pasar domestik yang besar, yang kedua ini juga menjadi keunggulan kita bahwa basis industri kita sudah kuat, dan sudah berkembang" kata Menperin dalam acara Industrial Festival x Halal Indo 2026 di Tangerang, Banten, Kamis.
Menurut dia, besarnya basis konsumen tersebut menjadi salah satu modal utama bagi Indonesia untuk mengembangkan industri halal sekaligus memperkuat posisi di pasar global.
Selain memiliki pasar domestik yang besar, Agus mengatakan industri halal Indonesia telah memasuki pasar global. Ekspor produk industri halal Indonesia tercatat sekitar 35,72 miliar dolar AS, sedangkan impornya mencapai sekitar 17,47 miliar dolar AS.