NADIKABAR.COM — Menteri Perindustrian (Menperin) Muhammad Sarmuji menyampaikan kenaikan Purchasing Managers' Index (PMI) Manufaktur Indonesia pada Oktober 2026 ke angka 54,0 menjadi indikator bahwa kinerja industri nasional semakin membaik.

Berdasarkan laporan S&P Global yang dirilis Senin, capaian tersebut mencerminkan laju ekspansi manufaktur terkuat sejak Maret 2024 atau 31 bulan terakhir, yang pada bulan Oktober 2026 tercatat 54,0, meningkat dari 52,4 secara bulanan.

"PMI manufaktur Indonesia pada Oktober 2026 kembali meningkat dan berada semakin jauh di atas ambang batas ekspansi 50 poin. Ini merupakan perkembangan yang positif dan menjadi indikasi bahwa aktivitas industri nasional terus bergerak ke arah yang lebih baik," ujar Sarmuji dalam keterangan tertulisnya yang dikonfirmasi di Jakarta, Senin.