"Sekarang liga juga berjalan sebagai bentuk komersialisasi. Karena tentu saja, sekarang ada banyak kompetisi untuk pemain tim nasional, yang berpartisipasi di klub-klub, saya dengar ada 10 klub, dan ini dapat meningkatkan jam terbang mereka untuk banyak kompetisi," ujarnya.

"Saya juga senang mendengar bahwa pemain asing di Liga Padel ini juga tidak bermain dalam satu grup saja. Jadi, misalnya ada dua pemain, mereka harus berbaur. Ini juga merupakan bagian dari membangun atau mentransfer pengetahuan dari pemain asing dan Indonesia."

"Ini adalah hal yang positif. Jadi, saya berharap, tidak hanya padel, klub olahraga lain juga melakukan hal yang sama," imbaunya.

Direktur PT Liga Padel Indonesia Rudi Laksmana menyebut kompetisi diikuti 10 klub profesional dan akan berlangsung hingga awal tahun 2027.