Menurutnya, pengelolaan aset dan pengembangan usaha keolahragaan membutuhkan kepemimpinan yang profesional serta kemampuan untuk melihat dan mengembangkan potensi aset secara produktif dan berkelanjutan.
"Dengan proses yang baik dan transparan, kami berharap dapat memperoleh sosok yang memiliki kompetensi, integritas, serta kemampuan untuk membawa pengelolaan aset dan usaha keolahragaan LPUK semakin profesional dan memberikan nilai tambah bagi ekosistem olahraga Indonesia," ujarnya.
Sementara itu, Direktur Utama LPUK, Muhammad Oktaviandi, mengatakan tingginya jumlah pendaftar dengan keberagaman latar belakang menjadi gambaran bahwa posisi Direktur Pengelola Aset dan Usaha Keolahragaan LPUK menarik minat, dan mendapat respons positif dari kalangan profesional dari berbagai sektor yang ingin berkontribusi untuk perkembangan dunia olahraga.