Dia menyebut bahwa kapal itu akan dapat difungsikan menjadi salah satu pangkalan bagi helikopter yang berjibaku dalam melakukan pemadaman lewat udara atau water bombing.

Pertemuan itu dilakukan setelah sebelumnya ITS Giuseppe Garibaldi resmi diantarkan ke Indonesia dan berganti nama menjadi KRI Sriwijaya setelah proses serah terima pada 24 September 2026.

Kepala Staf TNI Angkatan Laut Laksamana TNI Muhammad Ali dalam acara peresmian di Tanjung Priok, Jakarta pada hari ini menyatakan kapal induk KRI Sriwijaya-100 sudah siap beroperasi menjalankan tugas negara.