"Yang terus kita lakukan konsolidasi dan terus berusaha untuk memenuhi kekurangan-kekurangan sumber daya manusia maupun juga dukungan-dukungan sarana-prasarana. Tapi secara umum dapat saya sampaikan adalah semua proses pembelajaran bisa berjalan dengan baik," jelasnya.
Gus Ipul mengungkapkan siswa Sekolah Rakyat berasal dari keluarga rentan dengan pengalaman hidup yang beragam. Sebagian pernah putus sekolah selama satu hingga dua tahun, sebagian pernah bekerja di tempat yang tidak semestinya, sementara sebagian lainnya membutuhkan rehabilitasi sebelum dapat mengikuti pembelajaran secara optimal.
"Yang sekolah di sini adalah anak-anak istimewa dari keluarga rentan dengan memiliki latar belakang yang beragam, berbeda-beda," tuturnya.