"Perubahan yang terjadi perlu dicatat, diverifikasi agar tata (kelola) sekolah tetap tertib," ujar Gus Ipul.
Ketiga, operator juga diminta mendata sarana dan rombongan belajar yang mutakhir untuk mendukung pendidikan yang berkualitas. Apalagi saat ini sedang dilakukan masa transisi dari sekolah rintisan ke sekolah permanen sehingga dibutuhkan pemutakhiran data.
Keempat, yakni sinkronisasi dan akuntabilitas data yang akurat serta keputusan terpercaya. Gus Ipul mengingatkan para operator untuk menginput data secara akurat.
"Prinsipnya sekali lagi, akurat, lengkap, konsisten, dan dapat dipertanggungjawabkan. Perlu juga sinkronisasi dan akuntabilitas. Yang penting, sehebat-hebatnya teknologi, tergantung siapa yang menginput," jelasnya.
Lebih lanjut, dalam arahannya Gus Ipul menyampaikan, tiga komitmen bagi para operator setelah menjalani pelatihan ini, tuntaskan, verifikasi dan jaga integritas. Mereka diharapkan dapat menuntaskan input dan pemutakhiran data sesuai kondisi faktual di Sekolah Rakyat masing-masing.
Kemudian, melakukan verifikasi silang dan koordinasi sebelum data disinkronkan. Lalu, menjaga integritas, jujur, disiplin, dan menjaga data.