"Ketahanan pangan tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan bahan pangan, tetapi juga berhubungan erat dengan kesejahteraan masyarakat dan stabilitas nasional," ujarnya.
Karena itu, kata dia, kebijakan pangan perlu dirancang secara cermat, berbasis analisis, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat luas.
Dia juga menyoroti pentingnya keberanian mengambil keputusan yang tepat dalam memperbaiki tata kelola sektor pertanian. Ia mencontohkan penyederhanaan regulasi penyaluran pupuk sebagai salah satu bentuk kebijakan yang dapat mempercepat layanan kepada petani dan memberikan dampak terhadap kesejahteraan masyarakat.
Perwira siswa Sesko TNI, Kolonel Infanteri Henki Vantriardo, mengatakan audiensi tersebut memberikan banyak pencerahan mengenai pentingnya kolaborasi Kementan dan TNI dalam mendukung swasembada pangan.
“Kami mendapatkan banyak pencerahan, arahan, dan nasihat dari Bapak Menteri Pertanian. Beliau menekankan bahwa kolaborasi Kementerian Pertanian dengan TNI selama ini telah mewujudkan swasembada pangan yang sudah cukup lama kita idam-idamkan,” ujar Henki.
Menurut Henki, dukungan TNI terhadap pembangunan pertanian harus terus dijaga, dipelihara, dan ditingkatkan.