NADIKABAR.COM — Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyatakan Nilai Tukar Petani (NTP) nasional mencapai rekor 129,19 pada Agustus 2026, menandai penguatan ekonomi petani melalui peningkatan pendapatan dibandingkan biaya usaha tani.
"Kalau petani sejahtera, produksi akan meningkat, masyarakat juga mendapatkan pangan dengan harga yang stabil," kata Mentan dalam keterangan terkonfirmasi di Jakarta, Minggu.
Adapun Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat NTP nasional pada Agustus 2026 mencapai 129,19, meningkat 1,05 persen dibandingkan Juli 2026 yang berada pada level 127,84.
"Capaian tersebut menjadi level tertinggi dan menunjukkan penguatan posisi ekonomi petani seiring harga yang diterima petani tumbuh lebih tinggi dibandingkan biaya yang harus dibayarkan," ujarnya.
Amran mengatakan peningkatan kesejahteraan petani merupakan bagian penting dari pembangunan pertanian nasional.
Menurut dia, keberhasilan swasembada pangan tidak cukup hanya dilihat dari kemampuan negara memenuhi kebutuhan pangan, tetapi juga dari manfaat ekonomi yang diterima petani sebagai pelaku utama produksi.