Pesan yang kedua, menurut Menteri Agama, MTQ menjadi semakin inklusif dengan hadirnya ekshibisi bagi penyandang disabilitas sensorik rungu untuk memperluas akses pelayanan pembelajaran Al Quran.

"Mushaf Al Quran isyarat perlu terus diperluas, disertai dengan tenaga pengajar, metode pembelajaran, dan fasilitas keagamaan yang ramah disabilitas," katanya.

"Tidak boleh seorang pun kehilangan kesempatan untuk mempelajari Al Quran karena beragam keterbatasan," ia menambahkan.

Menteri Agama menyampaikan, pesan ketiga dari pelaksanaan Nasional XXXI adalah bahwa MTQ mesti semakin adaptif dengan perkembangan ilmu dan teknologi.

"Teknologi kita manfaatkan untuk memperluas pendidikan dan dakwah serta akses pada pengetahuan keislaman yang otoritatif. Sambil tetap untuk waspada terhadap disinformasi, manipulasi, penyalahgunaan data, dan ujaran kebencian di ruang digital," ia menjelaskan.