NADIKABAR.COM — Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyiapkan strategi memperkuat dokumen pengusulan pengajuan tenun Indonesia ke Organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan PBB (UNESCO) lewat dokumentasi dan basis data tenun nasional yang melestarikan keragaman wastra Nusantara.

"Kita perlu memperkuat dokumentasi dan memperbanyak literasi tentang wastra Indonesia. Berbagai jenis tenun dari daerah perlu diangkat melalui buku dan dokumentasi yang baik agar kekayaan budaya tersebut semakin dikenal,” kata Fadli Zon dalam siaran pers Kementerian Kebudayaan di Jakarta, Rabu.

Strategi tersebut dibahas saat Menbud menerima audiensi pengurus Yayasan Cita Tenun Indonesia (CTI) di Jakarta pada Selasa (13/10). Fadli menegaskan bahwa penyusunan dokumen nominasi harus berbasis data yang valid untuk membuktikan keberadaan dan keberlanjutan tradisi tenun di tengah masyarakat.