NADIKABAR.COM — Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin menegaskan video yang mengatasnamakan dirinya dan menawarkan bantuan pemulangan sebesar Rp150 juta merupakan hoaks.
"Saya tegaskan bahwa informasi mengenai bantuan pemulangan sebesar Rp150 juta yang beredar dalam video tersebut tidak benar. Video itu bukan pernyataan saya," kata Mukhtarudin dalam sebuah pernyataan di Jakarta, Rabu (23/9).
Video yang dimaksud itu disebut menampilkan sosok yang menyerupai Menteri Mukhtarudin, lengkap dengan suara dan gerakan bibir yang dibuat seolah-olah seperti aslinya.
Video tersebut juga menggunakan format pengantar berita televisi dan mencantumkan identitas Kompas TV untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat.