NADIKABAR.COM — Menteri Luar Negeri Arab Saudi, Pakistan, dan Turkiye membahas persiapan pertemuan mendesak para kepala staf militer ketiga negara untuk mempertimbangkan upaya mendukung Arab Saudi berdasarkan Pakta Pertahanan Mekah, demikian laporan media Saudi Gazette pada Jumat.

Pangeran Faisal bin Farhan, Ishaq Dar, dan Hakan Fidan melakukan konsultasi di kantor perwakilan tetap Arab Saudi untuk PBB di New York.

Para menteri meninjau persiapan yang berlangsung untuk pertemuan kepala staf militer tersebut yang akan membahas mekanisme dukungan bagi Arab Saudi sesuai dengan komitmen dalam pakta pertahanan itu.

Perjanjian Mekah menetapkan bahwa serangan terhadap salah satu pihak dalam perjanjian tersebut dianggap sebagai serangan terhadap seluruh pihak.

Dalam pertemuan itu, para menteri "mengecam keras" serangan yang menargetkan Mekah serta fasilitas sipil dan ekonomi di Arab Saudi.

Para Menlu juga membahas perkembangan terkini di kawasan dan menekankan pentingnya menjunjung tinggi hukum internasional, hubungan bertetangga yang baik, saling menghormati kedaulatan negara, serta prinsip tidak mencampuri urusan dalam negeri.

Mereka juga menggarisbawahi pentingnya menjamin keamanan dan kebebasan navigasi maritim.

Para menteri menegaskan kembali komitmen mereka untuk mengupayakan perdamaian dan stabilitas berkelanjutan di kawasan, serta mendukung upaya penurunan ketegangan, serta mendorong solusi damai atas krisis yang sedang berlangsung.

Penerjemah: Cindy Frishanti Octavia