Disebutkan bahwa pengunduran diri itu akhirnya disetujui oleh Presiden Masoud Pezeshkian atas desakan Paknejad sendiri.

"Dengan diterimanya pengunduran diri Mohsen Paknejad oleh Dr Pezeshkian, maka Hamid Bovard telah ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Menteri Perminyakan," kata Tabatabaei dalam pernyataan pada Minggu (4/10), sebagaimana dikutip media pemerintah IRIB.

Mundurnya Paknejad dari jabatan yang penting ini terjadi di tengah tekanan ekonomi yang dihadapi Teheran, akibat perang yang berkecamuk selama tujuh bulan terakhir dengan AS. Diketahui bahwa Washington memblokade ekspor minyak Iran beberapa waktu terakhir.