"Prima Go menghubungkan teknologi dengan pendampingan manusiawi. Prima Go hadir utamanya untuk perempuan kepala keluarga, yang memikul tanggung jawab ekonomi, sekaligus menjaga keberlangsungan kehidupan keluarganya," katanya.

Wagub mengatakan, digitalisasi harus berpihak kepada mereka yang paling membutuhkan kesempatan, dengan memahami bahwa setiap perempuan memiliki titik awal, kemampuan, dan kerentanan yang berbeda.

"Spirit inilah yang semestinya menjiwai Prima Go. Melalui pendekatan 'We to Women', setiap peserta didampingi secara setara dan bertahap, hingga memiliki kecakapan serta kepercayaan diri untuk mengelola usahanya secara mandiri," katanya.

Pemda DIY berharap Prima Go dapat menjadi ruang bertumbuh, tempat teknologi membuka kesempatan, pengetahuan menumbuhkan keberdayaan, dan setiap perempuan memperoleh hak yang sama untuk maju dengan martabatnya sendiri.