NADIKABAR.COM β Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menginstruksikan identifikasi dampak banjir lahar dingin Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.
βKementerian PU berkomitmen untuk menangani dampak bencana dengan mengerahkan seluruh sumber daya yang ada. Keselamatan dan pemulihan warga terdampak menjadi prioritas utama kami,β kata Dody dalam keterangannya di Jakarta, Rabu.
Kementerian Pekerjaan Umum melalui Satuan Tugas (Satgas) Penanggulangan Bencana Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas melakukan identifikasi, dan inventarisasi dampak banjir lahar dingin Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Langkah tersebut dilakukan untuk mengetahui kondisi infrastruktur sumber daya air yang terdampak sekaligus menyiapkan kebutuhan penanganan lebih lanjut.
Hasil identifikasi awal menunjukkan sejumlah infrastruktur sumber daya air terdampak material banjir lahar, di antaranya tanggul beton pengendali banjir dan lahar yang tertimbun material vulkanik (proyek VDRRSL S4 KD 3), serta tiga bangunan sabo dam dan tanggul sungai di bawah jembatan gantung yang mengalami pengikisan (scouring).
Sebagai langkah awal, Kepala BBWS Brantas Muhammad Noor mengatakan Satgas Penanggulangan Bencana BBWS Brantas telah melakukan evakuasi personel dan peralatan proyek dari lokasi terdampak.