Selain itu, Iftitah juga mengaku tertarik dengan penelitian terhadap tanah yang dilakukan di CQAAS. Dia menyebut riset ini akan memetakan tanah yang cocok untuk jenis tanaman yang akan dikembangkan.
"Kemudian mereka juga ada pusat tanahnya itu, mereka menggunakan penelitian juga, riset, bagaimana nanti di tanah-tanah tertentu yang mereka collect itu, dilakukan penelitian, kondisinya sudah seperti apa, cocoknya untuk tanaman apa," kata Iftitah.
Iftitah mengatakan ada integrasi yang dilakukan antara pertanian dan peternakan ikan. Dia menyebut sayuran akuaponik dan peternakan ikan menggunakan air yang sama.
"Kalau tadi kita melihat langsung, bagaimana integrasi antara pertanian, dalam hal ini menanam sayur-sayuran, dengan ikan, misalkan, agar lebih ramah lingkungan. Jadi menggunakan air yang sama, tapi dilakukan sirkulasi, kapan digunakan oleh ikan, kapan digunakan untuk sayuran," ucap dia.
"Jadi ini juga luar biasa sekali hasil yang didapatkan. Tapi kembali lagi, itu semua membutuhkan waktu. Kalau kita konsisten, nanti kita tidak kalah dengan produk-produk dari luar," pungkasnya.