Selain penguatan SDM, Iftitah menyoroti pentingnya kerja sama internasional dalam pengembangan industri dengan mencontohkan kemitraan BAIC bersama Hyundai dari Korea Selatan dan Mercedes-Benz dari Jerman.
Menurut dia, kemitraan dengan perusahaan yang telah memiliki pengalaman dan teknologi dapat menjadi sarana pembelajaran untuk memperkuat kemampuan produksi, keterampilan tenaga kerja, dan daya saing industri nasional.
"Tidak ada sesuatu yang bisa dibuat dalam semalam. Mereka membutuhkan puluhan tahun, tetapi pada titik tertentu akan terjadi akselerasi," katanya.
Iftitah juga menekankan perlunya membangun ekosistem industri yang melibatkan pemasok, lembaga penelitian, tenaga ahli, jaringan logistik, serta usaha pendukung agar manfaat investasi dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.
"Kalau kita berinvestasi dalam riset dan ekosistemnya terbentuk, pihak lain tidak perlu mulai dari nol," ujarnya.