"Ini kita melaksanakan penurunan bendera karena sudah ramai dan mungkin sudah viral di media sosial. Jadi kita bersama Pak Pj Kades Made dan Babinsa Desa Made menurunkan bendera tersebut agar tidak meresahkan lagi," kata Khabbib saat dikonfirmasi, Rabu (21/10).
Menurut Khabbib, kejadian serupa sebenarnya bukan kali pertama terjadi. Warga setempat sebelumnya pernah menurunkan bendera serupa ketika melaksanakan kerja bakti membersihkan lingkungan. Namun, pemilik rumah kembali memasangnya beberapa waktu kemudian.
Khabbib menyebut, si pemilik rumah saat ini tinggal seorang diri setelah kedua orang tuanya meninggal dunia. Yang bersangkutan dikenal lebih sering diam dan jarang berkomunikasi dengan warga sekitar. Namun ia menyebut B tidak pernah melakukan tindakan brutal ataupun menyerang warga.