"Nanti bisa disampaikan ke handai taulan, ke masyarakat, ke tonggo teparo. Sebentar lagi, nggih, minggu depan, kita akan mengadakan event Merti Gunung Tidar. Merti Gunung Tidar itu kita mulai tanggal 6, tanggal 7, puncaknya di tanggal 8," ujarnya.
Sementara itu, salah satu pedagang makanan di pusat kulier Tuin Van Java Alun-alun Kota Magelang, Bayinah (44), menyambut baik gelaran Magelang Flower Festival dan Magelang Ethno Carnival.
"Ada event berpengaruh pada pendapatan soale banyak pengunjung. Ada peningkatan, ya lumayan," kata Bayinah.
"Untuk hari ini, kami menyediakan lebih dari 50 porsi (kupat tahu). Ada peningkatan. Kalau ada acara seperti ini lebih bagus karena memang mendatangkan pengunjung," ujarnya.
Salah satu penonton, Amel (39) warga Purworejo mengatakan, Magelang Ethno Carnival tahun ini lebih bagus. Menurutnya, banyak yang kustum-kustumnya unik-unik dan lebih bagus dari tahun sebelumnya.
"Harapannya (tahun depan), kreativitas peserta bisa lebih banyak agar lebih ramai. Yang jelas tahun ini lebih bagus dari tahun kemarin," pungkasnya. (akn/ega)