NADIKABAR.COM — Petenis Belgia Elise Mertens mengalahkan unggulan kedelapan Iga Swiatek dengan skor 7-6 (7-0), 6-3 untuk melaju ke semifinal China Open 2026 di Beijing, Jumat, setelah tampil dominan dalam pertandingan yang berlangsung selama satu jam 50 menit.

Kemenangan tersebut menjadi yang pertama bagi Mertens atas Swiatek dalam tiga pertemuan di tur WTA. Hasil itu sekaligus mengantarkan Mertens ke semifinal tunggal WTA 1000 untuk pertama kalinya sejak 2021 dan yang ketiga sepanjang kariernya.

"Kadang-kadang Anda mulai menemukan ritme permainan seiring berjalannya turnamen. Tidak ada pertandingan yang mudah," kata Mertens kepada wartawan, dikutip dari WTA.

Mertens menunjukkan penampilan efektif dengan memenangi 87 persen poin dari servis pertama, yakni 33 dari 38 poin. Ia juga membukukan 24 pukulan pemenang dengan hanya 11 kesalahan sendiri dan tidak memberikan satu pun peluang break point kepada Swiatek sepanjang pertandingan.

Pada set pertama, kedua petenis saling mempertahankan servis hingga harus memainkan tie-break. Mertens kemudian tampil tanpa cela dengan merebut seluruh tujuh poin untuk mengamankan set pembuka 7-6 (7-0).

Keunggulan tersebut menjadi modal penting bagi Mertens untuk mengendalikan permainan pada set kedua. Ia mematahkan servis Swiatek untuk memimpin 3-1 dan memperbesar keunggulan menjadi 4-1 setelah mempertahankan servis tanpa kehilangan poin.

Swiatek sempat mencoba memberikan perlawanan pada gim terakhir dengan unggul 0-30. Namun, Mertens mampu merebut empat poin berturut-turut untuk menutup pertandingan dengan skor 6-3 sekaligus memastikan tiket semifinal.

Kemenangan atas Swiatek melengkapi catatan impresif Mertens di Beijing. Sebelum menghadapi petenis Polandia tersebut, ia juga menyingkirkan juara Grand Slam Jelena Ostapenko dan Coco Gauff.

Dengan hasil itu, Mertens untuk pertama kalinya dalam kariernya mengalahkan tiga juara Grand Slam dalam satu turnamen. Ia juga menjadi petenis pertama yang menundukkan lebih dari satu mantan juara China Open dalam satu edisi turnamen sejak Aryna Sabalenka pada 2018.

Pada semifinal, Mertens akan menghadapi petenis tuan rumah Zheng Qinwen, yang sebelumnya mengalahkan unggulan keenam Elina Svitolina dengan skor 6-3, 7-6 (8-6).

Mertens dan Zheng baru sekali bertemu, yakni di Charleston musim lalu, ketika Zheng menang dalam pertandingan tiga set.

"Dia pemain yang luar biasa dan pernah berada di 10 besar dunia. Dia sempat mengalami cedera, tetapi level permainannya tetap ada. Ini akan menjadi pertandingan yang bagus," ujar Mertens.

Selain di nomor tunggal, Mertens bersama pasangannya, Diana Shnaider, juga berhasil mencapai semifinal ganda dan dijadwalkan menghadapi unggulan kedua Gabriela Dabrowski dan Luisa Stefani pada Sabtu.

Penerjemah: Arindra Meodia