NADIKABAR.COM — Presiden Mesir Abdel Fattah Al-Sisi pada Senin (5/10) mengatakan bahwa Mesir akan mempertahankan hak-haknya atas air Sungai Nil dengan segala cara yang diperbolehkan menurut hukum internasional.

Dalam pidato yang menandai peringatan 53 tahun Perang Oktober 1973 Mesir melawan Israel, al-Sisi menggambarkan Sungai Nil sebagai "urat nadi kehidupan Mesir dan landasan keberadaannya selama ribuan tahun."

Dia menegaskan bahwa porsi air Mesir merupakan "hak hukum historis yang telah mapan dan tidak dapat dinegosiasikan, serta tidak dapat dikompromikan atau dilanggar."