NADIKABAR.COM — Organisasi Bulan Sabit Merah Mesir (Egyptian Red Crescent/ERC) pada Selasa (6/10) mengirim konvoi bantuan kemanusiaan baru ke Jalur Gaza, dengan mengangkut lebih dari 2.653 ton pasokan.

Pengiriman bantuan itu dilakukan Mesir di tengah meningkatnya jumlah korban tewas di daerah kantong tersebut meski gencatan senjata sedang berlangsung.

Konvoi itu membawa paket makanan, tepung, pasokan bantuan dan medis, serta produk minyak bumi yang diperlukan untuk mengoperasikan rumah sakit dan fasilitas vital lainnya di Gaza, kata ERC dalam sebuah pernyataan. Konvoi tersebut merupakan konvoi ke-290 yang dikirim dari Mesir ke Gaza sejak Bulan Sabit Merah Mesir meluncurkan inisiatif bantuan kemanusiaan pro-Gaza pada akhir Juli 2025, menurut pernyataan itu. Total bantuan kemanusiaan dan bantuan darurat yang dikirim dari Mesir ke Gaza sejak krisis dimulai pada Oktober 2023 telah melampaui 1 juta ton melalui upaya lebih dari 75.000 sukarelawan, kata pernyataan tersebut. Otoritas kesehatan Gaza mengatakan dalam pembaruan harian terkini mereka pada Senin (5/10) bahwa sedikitnya 1.460 warga Palestina telah tewas sejak gencatan senjata antara Israel dan Hamas mulai berlaku pada 10 Oktober tahun lalu, termasuk 111 orang pada September. Secara keseluruhan, jumlah warga Palestina yang tewas sejak konflik dimulai telah melampaui 74.000 orang, dengan lebih dari 175.000 orang mengalami luka-luka, ungkap otoritas kesehatan itu.