Namun, untuk aktivitas yang bersifat sensitif, Muse tetap meminta persetujuan pengguna sebelum menjalankannya. Misalnya, ketika pengguna ingin membeli barang.

Pengguna juga dapat menentukan layanan eksternal mana yang boleh diakses Muse dan mencabut akses tersebut kapan saja.

Kehadiran Muse di kacamata pintar menjadi bagian dari upaya Meta memperluas kemampuan perangkat tersebut dari sekadar perangkat audio dan AI menjadi asisten virtual yang dapat membantu menyelesaikan tugas secara langsung.

Penerjemah: Farhan Arda Nugraha