NADIKABAR.COM — Meta menghadirkan aplikasi asisten kecerdasan artifisial (AI) Muse untuk perangkat Mac, setelah lebih dulu meluncurkannya ke perangkat seluler dan web.
Dilansir dari laporan Tech Crunch pada Jumat (18/9) waktu setempat, pengguna dapat memberikan akses kepada Muse untuk berinteraksi langsung dengan dokumen, pesan, kalender, catatan, dan surat elektronik.
Muse akan meminta persetujuan pengguna terlebih dahulu sebelum AI mengakses data dan aplikasi dalam perangkat pengguna.
Selain itu, Muse akan selalu meminta persetujuan pengguna sebelum menjalankan tindakan yang dianggap sensitif.
Aplikasi Muse untuk Mac hadir setelah Meta meluncurkan asisten AI tersebut untuk perangkat seluler dan web pada awal September.
Setelah debut, Muse sempat menempati posisi teratas dalam daftar aplikasi gratis di App Store Amerika Serikat.
Kehadiran Muse di Mac juga memperluas persaingan di antara layanan agen AI yang tidak hanya memberikan jawaban atas pertanyaan, tetapi dapat menjalankan sejumlah tindakan atas permintaan pengguna.
Selain Muse, sejumlah perusahaan teknologi besar juga mengembangkan layanan AI agen untuk konsumen. Beberapa layanan lain bahkan memungkinkan pengguna berinteraksi dengan AI melalui pesan teks.
Persaingan di sektor tersebut juga mendorong pengembang untuk mempercepat penambahan fitur baru. Muse dan Instinct, misalnya, sama-sama menghadirkan kemampuan melakukan panggilan suara pada pekan ini.
Penerjemah: Farhan Arda Nugraha