Sejumlah negara di Eropa kini mulai kelimpungan. Prancis, misalnya, Presiden Emmanuel Macron mendesak jajaran pemerintahannya untuk melakukan segala upaya guna mengatasi krisis bahan bakar minyak (BBM) di negara tersebut. Harga BBM yang melonjak setelah berlangsungnya konflik yang melibatkan Iran pada Februari 2026 akan tetap tinggi dalam waktu lama.
Harga solar di negara Prancis telah mencapai 2,30 euro (sekitar Rp46.809) per liter, sedangkan bensin mencapai 2,10 euro (sekitar Rp42.738) per liter. Angka ini lebih tinggi 30 persen dibandingkan sebelum krisis.
Macron, bahkan sampai meminta pelonggaran spesifikasi kualitas BBM agar kilang minyak lokal dapat beroperasi lebih fleksibel dan meningkatkan volume produksi hingga 20 persen.
Indonesia patut berbangga dan bersyukur dikaruniai kekayaan alam yang berlimpah. Masih banyak alternatif-alternatif lain yang dapat digunakan untuk mendukung ketahanan nasional, baik pangan maupun energi. Dua hal yang sangat vital dalam menjaga kondisi negara tetap stabil.