Situasi berubah setelah Chelsea membuka keunggulan melalui Rogers. Menurut Carrick, gol tersebut membuat MU kehilangan kendali permainan. Tekanan semakin besar setelah wasit memberikan hadiah penalti kepada tuan rumah.

"Namun, situasi justru berantakan di babak kedua. Kami kebobolan gol yang seharusnya bisa dihindari, lalu ada penalti. Kami benar-benar berada dalam tekanan berat. Pertandingan pun berbalik drastis," kata Carrick.

Meski demikian, pelatih asal Inggris tersebut menegaskan bahwa para pemainnya tidak kehilangan semangat setelah tertinggal.

"Menurut saya, mental para pemain tidak jatuh. Mereka berada dalam kondisi yang baik di babak pertama. Hal itu terlihat jelas dari performa mereka," ujarnya.

Carrick juga memberikan tanggapan mengenai kartu merah yang diterima Lisandro Martinez. Sang pelatih mengaku tidak menyaksikan secara langsung insiden yang membuat bek asal Argentina tersebut harus meninggalkan lapangan lebih awal.

Ketika ditanya apakah dirinya kecewa terhadap Martinez, Carrick menjawab singkat, "Tidak." Ia juga tidak ingin memperpanjang pembahasan mengenai insiden tersebut maupun reaksi Martinez setelah menerima kartu merah.