Sudah begitu, sebagian buku bisa dibaca di tempat.

"Ada beberapa tamu yang bilang, 'kak bisa dibaca nggak bukunya?'. 'Oh bisa kalau dia nggak pakai segel atau plastik bisa dibaca'," kata Dumaria, saat dijumpai NadiKabar pada Sabtu (22/08/2026).

Uniknya, toko buku lawas yang dipakai untuk jualan Mie Sop Amanda masih beroperasi hingga sekarang. Jika traveler tertarik membeli salah satu buku di sana, cukup bilang ke kasir.

Konsepnya semakin unik karena meja makan yang digunakan adalah bekas dari toko buku. Alih-alih mengganti meja tersebut, pemilik Mie Sop Amanda justru mempertahankannya sebagai tempat para pengunjung menyantap makanan.