NADIKABAR.COM — Mie memiliki tempat khusus dalam budaya kuliner China. Bukan sekadar makanan sehari-hari, mie juga membawa simbol dan doa tentang umur panjang, kesehatan, kemakmuran, serta keberuntungan.
Karena itu, masyarakat China mengenal tradisi untuk tidak memotong atau mematahkan mie sebelum memasaknya, terutama ketika menyajikan mie panjang umur atau changshou mian.
Tradisi tersebut paling kuat terlihat saat perayaan ulang tahun atau acara penting. Masyarakat menganggap panjangnya helai mie sebagai simbol panjang umur. Jika mie dipotong sebelum masuk ke mangkuk, tindakan tersebut dapat dimaknai sebagai simbol mempersingkat umur.
Lantas, mengapa mie mendapat makna khusus dalam budaya China? Berikut penjelasannya, seperti dilansir dari Times of India (20/8).
Panjang mie menjadi simbol harapan agar seseorang memiliki umur panjang. Secara tradisional, masyarakat menyajikan mie panjang umur sebagai satu untaian panjang tanpa memotongnya menjadi bagian-bagian pendek.
Dalam jamuan ulang tahun, orang yang menyantap mie juga dianjurkan memasukkan helai mie ke dalam mulut tanpa menggigitnya hingga putus.
Tradisi tersebut bukan sekadar cara menyantap makanan. Panjangnya mie membawa simbol tentang usia yang panjang dan kehidupan yang berkesinambungan.