Pada Senin (2/11), Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa dirinya tidak terburu-buru untuk memutuskan apakah akan kembali melancarkan aksi militer terhadap Iran.

Gedung Putih menyatakan bahwa Trump telah membantah laporan media yang menyebut dirinya tengah mempertimbangkan operasi militer berskala besar terhadap Republik Islam Iran setelah pemilihan paruh waktu AS yang dijadwalkan berlangsung pada 3 November.

Pada 28 Februari, Amerika Serikat dan Israel mulai melancarkan serangan terhadap sejumlah target di Iran, yang kemudian dibalas oleh Teheran.