Mereka juga melaporkan ketiga kapal terkena ranjau dan terbakar di bagian barat Selat Hormuz pada Rabu malam (21/10) sehingga armada tersebut tidak bisa bergerak.

Pernyataan itu menuding Amerika Serikat karena mengarahkan kapal-kapal untuk memanfaatkan jalur ilegal yang telah dipasangi ranjau sehingga meningkatkan sejumlah kejadian di perairan.