NADIKABAR.COM — Yerusalem/Istanbul (NadiKabar) - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Kepala Staf Angkatan Darat Israel Eyal Zamir berselisih terkait rencana operasi militer yang berpotensi memicu konflik dengan Iran menjelang pemilu Israel.
Menurut laporan Channel 12 pada Ahad, Zamir meminta pembahasan terperinci serta otorisasi hukum tertulis dari para pemimpin politik sebelum menjalankan instruksi mereka.
Channel 12 tidak mengungkapkan rincian operasi yang dimaksud.
Laporan itu mengutip kekhawatiran militer bahwa kepemimpinan politik dapat memanfaatkan ketegangan dengan Iran untuk kepentingan elektoral menjelang pemungutan suara parlemen pada 27 Oktober.
Seorang pejabat keamanan memperingatkan operasi tersebut dapat dengan cepat berkembang menjadi konfrontasi dengan Iran dan memicu salah perhitungan pada waktu yang sangat sensitif.