NADIKABAR.COM — Israel melakukan operasi militer di Kota Hebron, Tepi Barat, Palestina. Operasi itu menyebabkan 488 keluarga atau sekitar 3.171 warga Palestina terusir.
Dilansir Xinhua, Selasa (27/10/2026), operasi militer Israel itu dilakukan sejak Jumat (23/10). Otoritas Kota Hebron mengatakan pasukan Israel telah memaksa 3.171 orang meninggalkan rumah mereka, terutama di area Deir Baha dan Al-Jalda.
Ratusan warga di lingkungan permukiman sekitar masih terjebak di dalam rumah mereka dan dilarang keluar. Wakil Gubernur Hebron, Rafiq al-Jabari, mengatakan kota tersebut mengalami kondisi yang sangat keras dan sulit seiring berlanjutnya operasi militer Israel.