Pemerintah Suriah juga mengatakan pada hari Senin bahwa Yordania tidak berkoordinasi dengannya sebelum melancarkan serangan mematikan di selatan negara itu sebagai balasan atas serangan jihadis yang menewaskan banyak orang di sebuah gereja pekan lalu.

Pernyataan pemerintah Suriah yang disiarkan oleh kantor berita negara SANA mengatakan "tidak ada koordinasi sebelumnya dengan pihak Suriah terkait operasi militer" oleh Yordania, menambahkan bahwa pihak berwenang sedang menyelidiki serangan tersebut dan mendiskusikannya dengan pihak berwenang.

Seperti diketahui, pada hari Jumat lalu waktu setempat, sejumlah pria bersenjata menewaskan sembilan orang saat berlangsungnya upacara pemakaman di Gereja Ortodoks Yunani Santo Georgius, yang terletak di desa Hammoud, Kegubernuran Karak, Yordania bagian selatan.