Asian Games Aichi-Nagoya menjadi pengalaman penting bagi Malana yang baru berusia 14 tahun. Ia mengaku sejak kecil mencoba berbagai olahraga, mulai dari renang, bola basket hingga sepak bola, sebelum akhirnya jatuh cinta kepada skateboard.

"Saya masih surfing, masih bermain basket, masih bermain sepak bola. Saya masih belajar juga. Jadi, saya hanya seorang 14 tahun yang biasa, yang hanya mengejar impian," kata Malana.

Selanjutnya, ia menatap perjalanan menuju panggung dunia untuk tampil di Olimpiade Los Angeles 2028.

"Saya akan pergi ke Paraguay bulan depan dan semoga bisa berhasil di sana juga," ujar Malana.

Untuk mewujudkan mimpi tersebut, Malana menyadari masih banyak hal yang perlu dikembangkan, termasuk kemampuan melakukan trik dengan tingkat kesulitan lebih tinggi.

"Saya pikir saya hanya harus mendapatkan trik yang lebih besar, lebih banyak kombinasi, dan saya harus tetap bahagia," kata Malana.

Adapun medali emas nomor street putri diraih atlet China Zhu Yuanling dengan total nilai 166,57. Atlet Jepang OdaYumeka meraih perak dengan 161,96 poin, sedangkan perunggu menjadi milik rekan senegaranya, Cui Chenxi, dengan 156,60 poin.