Sementara itu Chief Executive Officer (CEO) Danantara Indonesia Rosan Roeslani mengatakan Indonesia perlu memanfaatkan capaian investasi hilirisasi sebagai pijakan untuk membangun kemampuan teknologi dan manufaktur nasional.

Menurut Rosan, transformasi tersebut membutuhkan kolaborasi dengan mitra investasi yang tidak hanya menghadirkan modal, tetapi juga berkontribusi terhadap penguasaan teknologi dan kemampuan produksi.

“Yakni beralih dari sekadar mengolah sumber daya menjadi merancang, membuat, dan menyempurnakan produk-produk masa depan,” kata Rosan.