NADIKABAR.COM β€” Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara menyelenggarakan Minerba Convex 2026 sebagai ruang kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, akademisi, masyarakat, dan media untuk mengoptimalkan manfaat ekonomi sektor mineral dan batu bara bagi negara dan masyarakat.

Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara Kementerian ESDM Tri Winarno mengatakan, subsektor mineral dan batu bara memiliki peran strategis dalam perekonomian nasional, mulai dari mendukung kebutuhan energi dan bahan baku industri hingga berkontribusi terhadap penerimaan negara, investasi, serta penciptaan lapangan kerja di berbagai daerah.

β€œShare-nya terhadap GDP di antara 10 persenan. Itu cukup signifikan. Tentunya, karena cukup signifikannya peran industri ini, tantangan ke depan akan semakin banyak,” ujarnya dalam konferensi pers Minerba Convex 2026 di Jakarta, Kamis.

Menurut dia, besarnya kontribusi tersebut perlu diimbangi dengan upaya mengoptimalkan manfaat pertambangan bagi masyarakat dan negara. Untuk itu, diperlukan keterlibatan berbagai pemangku kepentingan agar pengembangan subsektor minerba dapat berjalan secara bertanggung jawab dan mendukung pembangunan nasional.

Tri menambahkan, peningkatan peran sektor pertambangan juga harus diikuti tanggung jawab dalam menjalankan kegiatan usaha, terutama dengan memperhatikan aspek keselamatan, lingkungan, pemberdayaan masyarakat, dan kepentingan pembangunan nasional.

Melalui Minerba Convex 2026, pemerintah ingin menyediakan ruang dialog dan pembelajaran bersama untuk membangun pemahaman yang berimbang mengenai industri pertambangan.

Kegiatan tersebut tidak hanya ditujukan sebagai pameran, tetapi juga menjadi sarana untuk mempertemukan pemangku kepentingan dalam membahas tantangan dan peluang pengembangan sektor minerba.

Selain itu, Direktorat Jenderal Mineral dan Batu Bara akan menyediakan ruang konsultasi dan pendampingan bagi badan usaha melalui coaching clinic terkait penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB).

Fasilitasi tersebut diharapkan membantu pelaku usaha memahami proses penyusunan RKAB dengan lebih baik sehingga pelaksanaannya dapat berjalan lebih lancar dan efektif sesuai ketentuan yang berlaku.

β€œDiharapkan ini menjadi semakin baik dan menjadi semakin lancar dibanding tahun-tahun sebelumnya sehingga pelaksanaanya dapat berjalan dengan efektif sesuai dengan ketentuan yang berlaku saat kami menyediakan ruang untuk coaching klinik,” kata Tri.

Minerba Convex 2026 akan diselenggarakan pada 2–3 November 2026 di JIExpo Convention Centre & Theatre, Kemayoran, Jakarta. Acara ini diselenggarakan Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM bersama 18 asosiasi subsektor mineral dan batubara.

Berbagai rangkaian pameran teknologi dan inovasi pertambangan akan menjadi kegiatan utama serta program edukasi mengenai pertambangan ke masyarakat lebih luas mulai dari anak-anak hingga komunitas umum.

Minerba Convex 2026 diharapkan tidak hanya sebagai tempat untuk bertemu dan bertukar gagasan tapi juga menjadi ruang untuk melihat lebih dekat perjalanan minerba Indonesia serta memahami bagaimana sumber daya alam dapat terus memberikan manfaat dan nilai bagi pembangunan dan masyarakat.