"Hidran ini adalah bagian dari alat untuk mengantisipasi kejadian bahaya kebakaran, hidran dipasang untuk mengisi air ke kendaraan pemadam. Jika hidran dirusak atau bahkan dicuri komponennya, pemadam akan kesulitan mengambil air dan harus mencari lokasi hidran lain, sehingga membuang waktu," kata Dani.

Dani pun mengimbau masyarakat untuk ikut menjaga keberadaan fasilitas tersebut. Dia menegaskan hidran merupakan sarana publik yang keberadaannya menyangkut kepentingan dan keselamatan bersama.

"Jadi kontribusi dari masyarakat sekitar diharap berperan aktif menjaga fire hydrant untuk kepentingan bersama. Perusahaan juga telah berkomunikasi, serta membuat laporan ke pihak kepolisian, karena hal ini menyangkut keselamatan manusia," kata Dani.

Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bogor, Theofiio Patricinio Freitas, mengatakan kerusakan dan pencurian hidran berpotensi menghambat proses pemadaman kebakaran. Theofilio menyebut ada 500 titik hidran yang tersebar di wilayah padat penduduk Kota Bogor.